MAGELANG, DESA – NUSANTARA: Bupati Magelang Grengseng Pamuji angkat bicara terkait tidak diketahuinya keberadaan Kepala Desa Sambeng, Rowiyanto, yang telah lebih dari dua bulan tidak muncul di tengah polemik tambang tanah uruk untuk proyek Tol Jogja–Bawen.
Ketidakhadiran Kepala Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, itu menjadi sorotan publik karena terjadi saat isu penambangan tanah uruk untuk kebutuhan proyek strategis nasional mengemuka di wilayah tersebut.
Grengseng Pamuji menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait guna memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan. Ia menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu meskipun kepala desa tidak berada di tempat.
Menurutnya, pemerintah daerah menghormati proses yang berjalan dan menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada instansi berwenang apabila terdapat persoalan hukum atau administrasi yang perlu ditindaklanjuti.
Proyek Tol Jogja–Bawen sendiri menjadi perhatian di sejumlah wilayah karena kebutuhan material tanah urug yang cukup besar. Polemik yang menyertainya memunculkan beragam respons dari masyarakat, termasuk di Desa Sambeng.
Pemerintah Kabupaten Magelang memastikan akan mengambil langkah sesuai ketentuan apabila dalam waktu tertentu kepala desa tidak dapat melaksanakan tugasnya secara efektif. Penegasan tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga stabilitas pemerintahan desa dan kepastian pelayanan publik.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara