SARPROFEST Dorong Akselerasi Pertanian Modern di Sidrap

SIDENRENG, RAPPANG DESA – NUSANTARA: Upaya percepatan transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern dan produktif terus digencarkan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Salah satunya melalui pelaksanaan TeknoFarm Compact Sulawesi Amazing Rice (SARPROFEST) yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Padangloang, Kecamatan Dua Pitue.

Kegiatan yang diikuti ribuan petani tersebut menjadi bagian dari rangkaian semarak peringatan Hari Jadi ke-682 Sidenreng Rappang yang diperingati pada 18 Februari 2026. SARPROFEST tidak hanya menjadi ajang temu lapang, tetapi juga sarana pembelajaran teknologi pertanian modern yang aplikatif bagi petani padi.

Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, hadir langsung dan menegaskan bahwa SARPROFEST memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kapasitas petani sekaligus kualitas produksi pertanian daerah.

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat petani agar terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas. Kita ingin pertanian Sidrap bergerak dari pola tradisional menuju pertanian modern yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menilai kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dan FMC Indonesia merupakan langkah nyata dalam mendukung modernisasi pertanian. Edukasi yang mencakup pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga pengaturan masa tanam dinilai memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan produksi gabah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya, produksi gabah di Sidrap menunjukkan tren peningkatan. Untuk menjaga dan memperkuat pencapaian tersebut, ia mencatat seluruh pemangku kepentingan pertanian agar memberikan dukungan maksimal kepada petani, baik melalui pendampingan teknis maupun penguatan kelembagaan.

Selain dukungan teknis, Syaharuddin Alrif mendorong petani agar aktif melakukan pertemuan rutin, minimal sekali dalam sepekan, guna memadukan perkembangan tanaman padi. Forum tudang sipulung juga diharapkan dapat dioptimalkan sebagai ruang musyawarah dan pertukaran pengetahuan antarpetani.

“Kita ingin kesejahteraan petani meningkat seiring dengan peningkatan hasil panen. Itu hanya bisa tercapai jika semua pihak bersatu mendukung sektor pertanian,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, ia turut mengingatkan pentingnya menunaikan zakat pertanian sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual petani kepada sesama.

SARPROFEST sendiri diisi dengan roadshow teknologi pertanian, pemaparan materi teknis, serta sesi diskusi interaktif yang memungkinkan petani berdialog langsung dengan para ahli mengenai perawatan dan pengelolaan tanaman padi.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Sidrap Ibrahim beserta jajaran, Ketua KTNA Sidrap H. Abdul Samad, Camat Dua Pitue Andi Purnama Kusuma Wardani, Key Account Manager FMC Sidrap Haidir, Portfolio Product Manager Plant Health FMC Indonesia Dessy Sagita, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Dua Pitue, BPP, PPL, gapoktan, petani, serta undangan lainnya.

Sekadar informasi, FMC TeknoFarm Compact Sulawesi Amazing Rice (SARPROFEST) merupakan kegiatan kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dan FMC Indonesia yang fokus pada edukasi serta penerapan teknologi pertanian modern guna mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen petani.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

FEB UNY Dampingi Tata Kelola Administrasi Kalurahan Logandeng

PDF đź“„DAERAH, ISTIMEWA – YOGYAKARTA: Upaya penguatan tata kelola administrasi desa terus dilakukan melalui kolaborasi …

Ketahanan Pangan Dibumikan di Desa Kiarapedes

PDF đź“„PURWAKARTA, DESA – NUSANTARA: Konsep ketahanan pangan kerap berhenti sebatas istilah normatif dalam dokumen …

Anggaran Dana Desa Maros 2026 Mengalami Penurunan Signifikan

PDF đź“„MAROS BARU, DESA – NUSANTARA: Anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *